Tuesday, 15 May 2018

The Lost World - Sinopsis


Siapa tidak kenal Sir Arthur Ignattius Conan Doyle? Penulis berkebangsaan Skotlandia yang hidup pada 22 Mei 1859-7 Juli 1930 ini adalah bapak dari detektif fiktif terkenal Sherlock Holmes.


Karena popularitasnya, komikus Jepang Gosho Aoyama mengabadikan namanya, Conan, sebagai detektif cebol transformasi dari remaja SMA tampan Sinichi Kudou.
Popularitas serial Sherlock Holmes juga yang membuat karya-karya lain dari dokter kelahiran Edinburg ini menjadi terbayangi dan terlupakan, di antaranya novel pendek The Lost World.



Novel yang dirilis pada 1912 ini bercerita tentang empat petualang yang nekat mendatangi antah berantah kelebatan hutan Amazon, demi membuktikan bahwa makhluk raksasa Pterodactylus dan kawan-kawannya masih hidup dengan aman sentosa.


Mereka adalah Professor Challenger: zoologist, Edward Malone: reporter, Prof Summerlee: scientist, dan petualang John Roxton. Malone adalah reporter yang haus tantangan dan menginginkan liputan sensasional demi memenagkan hati Gladys. Atasannya, Mr McArdle, kemudian mengirimnya untuk melakukan wawancara kepada Prof. Challenger yang sedang ramai dibicarakan karena mengklaim keberadaan makhluk purba di Amerika Selatan.


Meski membenci wartawan, Profesor ini akhirnya membuka diri kepada Malone yang menolongnya dari gangguan para reporter dan mengajaknya melakukan pembuktian, bersama  Ilmuwan Summerlee serta Roxton yang telah malang melintang dalam penjelajahan hutan Amazon. Berkat bantuan  para indian mereka sampai pada dataran yang dimitoskan oleh penduduk setempat.


Usai menjejak dataran tersebut, seorang Indian dengan sengaja memutus jembatan agar mereka terperangkap di dataran tersebut. Dia Gomez, ternyata adalah kerabat dari orang yang pernah dibunuh Roxton dalam petualangannya terdahulu.
Terjebak di dataran tersebut, mereka tidak hanya bertemu Pterodactylus, tetapi juga Tiranosaurus Rex, dan hampir mati menyelamatkan diri dari raja dinosaurus tersebut.


Pelarian mereka dari kejaran binatang superbuas mempertemukan mereka dengan suku Accala yang sedang berperang melawan manusia kera. Keberhasilan mereka menyelamatkan pangeran dari suku ini membuat mereka diterima dalam komunitas tersebut.


Tidak hanya diterima, suku ini malah sengaja membuat mereka bertahan dan tidak mengijinkan keempatnya keluar dari dataran yang hilang ini. Namun dengan strategi dan bantuan pangeran yang telah mereka selematkan,pada akhirnya mereka berhasil keluar dari tempat penuh teror ini dan kembali ke Inggris.


Dengan berbagai foto dan liputannya, Edward Malone menulis dan mempresentasikan apa saja yang ditemukannya di dataran terlarang ini. Pun demikian, respon masyarakat kepadanya tidak jauh berbeda dengan yang diterima Profesor Challenger sebelumnya.


Demi menghempas setiap pandangan tak percaya, Professor Challenger ternyata telah menyiapkan telur Pterodactil dan menetaskannya. Bukti ini ditunjukkannya kepada khalayak, yang ternganga, melihat anak raksasa ini terbang mencari habitatnya yang sejati.


Keempatnya kemudian melakukan reuni dan Roxton mengakui alasannya tertarik mencari tanah biru di dataran teror tersebut. Di dalamnya ternyata ada permata senilai 3.000.000.000 yang kemudian mereka bagi. Dengan itu, Challenger berniat membangun museum dan Roxton berencana kembali ke dataran yang hilang.


Malone menemui gadis yang dicintainya yang ternyata telah menikah selama dirinya pergi. Tak ada lagi yang  membuatnya memiliki alasan tinggal di London lebih lama. Malone akhirnya memutuskan bergabung dalam perjalanan bersama Roxton.

9 comments: